Nomor Lari Jarak Pendek dan Jenis Start yang Digunakan

Nomor Lari Jarak Pendek dan Jenis Start yang Digunakan - Lari adalah salah satu jenis olahraga tertua yang sudah ada bahkan sejak peradaban kuno. Cabang atletik satu ini sangat memperhatikan aspek dan rasio mulai dari stamina, frekuensi, serta panjang langkah yang diambil. Hingga kini, lari jarak pendek menjadi cabang atletik yang dilombakan ketika olimpiade berlangsung.

Dalam konteks pendidikan kita bisa mempelajari nomor lari jarak pendek hampir di semua jenjang. Biasanya, guru akan memberikan penjelasan intensif baik secara praktek maupun teori. Materi yang mencakup jenis start lari jarak pendek, teknik dasar, dan cara masuk garis finish pun tertulis rapi dalam buku LKS.

Posisi Ketika Pemberian Aba Aba

Olahraga lari yang dilakukan dengan rutin akan bermanfaat untuk membuat pembuluh darah dan jantung lebih sehat serta kapasitas paru paru menjadi lebih meningkat. Olahraga lari juga dapat berguna untuk membuat sendi dan tulang menjadi lebih sehat serta membuat kebugaran tubuh menjadi terjaga. Untuk memulai sebuah olahraga lari biasanya menggunakan jenis start tertentu, Start tersebut merupakan sebuah cara yang digunakan untuk membuat para pelari lebih siap untuk melakukan gerakan lari. Start ini dapat dibagi menjadi beberapa jenis seperti start jongkok, start berdiri dan start melayang. Apakah anda tahu apa saja nomor lari jarak pendek itu? Apa saja jenis start yang digunakan lari jarak pendek?

Nomor Lari Jarak Pendek dan Jenis Start yang Digunakan


Pada umumnya lari jarak pendek dapat diartikan sebagai sebuah jenis perlombaan lari yang menggunakan kecepatan penuh dalam berlari. Perlombaan lari jarak pendek ini dapat dimenangkan jika peserta dapat sampai ke garis finish paling cepat. Pelari jenis ini dapat disebut sebagai spiner. Biasanya jarak yang dibutuhkan dalam lari jarak pendek tersebut mencapai 100 meter, 200 meter dan 400 meter. Di dalam pelaksaannya biasaya juga membutuhkan teknik lari jarak pendek yang baik dan benar. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang nomor lari jarak pendek dan start yang digunakan lari jarak pendek lengkap.

Lari jarak pendek dapat dilakukan dengan berbagai jenis gerakan teknik dasar di dalamnya. Hal pertama yang perlu dilakukan ialah mengambil start jongkok dengan ketentuan pelaksanaan di belakang garis awal. Kemudian arahkan pandangan anda lurus kedepan dan dengarkan aba aba yang akan diberikan wasit. Aba aba tersebut seperti “siap” dan “ya”. Setelah aba aba “ya” di bunyikan, kemudian anda harus lari sekencang dan secepat mungkin. Disisi lain pandangan tetap diarahkan ke depan lurus dan nafas tetap diatur dengan stabil.
Baca juga : Teknik Dasar Lari Jarak Menengah Beserta Cara Melakukan
Ketika berlari gerakan ayunan kaki dan tangan harus seirama. Dalam hal ini terdapat perbedaan jarak tempuh dalam lari jarak pendek. Untuk itu jika jarak tempuhnya semakin jauh, maka tenaga yang dibutuhkan juga semakin banyak. Maka dari itu napas yang terdapat dalam setiap penari harus diatur sehingga sebelum sampai garis finis, napas pelari tidak akan cepat habis. Di bawah ini terdapat penjelasan lengkap mengenai nomor lari jarak pendek dan jenis start yang digunakan lari jarak pendek yaitu sebagai berikut.

Nomor Lari Jarak Pendek

Ada berapa jenis nomor lari jarak pendek yang dilombakan dalam suatu olimpiade? pertanyaan ini sering muncul di benak siswa. Tak sedikit yang gagal paham dan akhirnya salah ketika diminta menyebutkan serta mengklasifikasikannya. Padahal, materi yang menyangkut nomor cabang dan jenis start lari jarak pendek sudah tertulis rapi di buku LKS.

Ketika membicarakan cabang olahraga atletik nomor lari semua pasti juga akan bingung. Mengapa demikian? karena jarak yang hampir berdekatan sehingga membuatnya sulit dihafalkan. Sementara itu, atlet juga harus mengetahui cara melakukan start lari jarak pendek yang baik dan benar. Oleh karenanya, pada sesi ini saya ingin menggaris bawahi ada berapa jenis lari jarak pendek berdasarkan panjang lintasan.


Baiklah, ketika perlombaan ataupun ujian kalian akan menjumpai tiga jenis di bawah:
  • Lari jarak pendek 100 meter.
  • Lari jarak pendek 200 meter.
  • Lari jarak pendek 400 meter.
Setiap jenis lari di atas memiliki strategi khusus yang bisa membantu atlet untuk memenangkan pertandingan. Strategi tersebut meliputi manajemen stamina, serta tenaga yang dipakai, serta teknik dasar yang sesuai. Di lain sisi, memilih jenis start lari jarak pendek pun juga tak kalah penting karena mampu memberikan awalan yang signifikan.

Jenis Start Lari Jarak Pendek

Setelah menjelaskan tentang nomor lari jarak pendek di atas. Kemudian saya akan membahas tentang start yang digunakan lari jarak pendek. Masing masing start dalam lari jarak pendek memiliki cara melakukan yang berbeda beda. Adapun penjelasan selengkapnya yaitu sebagai berikut:

Start Berdiri

Start yang digunakan lari jarak pendek yang pertama ialah start berdiri. Biasanya jenis start ini juga digunakan dalam lari jarak jauh maupun menengah. Lintasan yang digunakan umumnya memiliki panjang 10.000 meter, 1.500 meter, 800 meter dan 5.000 meter. Teknik dalam start ini juga berbeda dengan start lainnyya. Nomor lari yang diperlombakan dalam lari jarak menengah terdiri dari 1.500 meter, 3.000 meter dan 800 meter. Lari jarak pendek tersebutt hanya beberapa moment saja mengggunakan jenis start ini. Adapun cara melakukan start berdiri yaitu sebagai berikut:
  • Pelari maju ke arah depan ketika pemberian aba aba bersedia, dimana salah satu kaki diletakkan di depan. Kaki yang digunakan pelari dapat menggunakan sebelah kiri ataupun kanan. Anda dapat menggunakan kaki kanan agar lebih nyaman di depan. Kaki tersebut sedikit dibengkokkan lututnya dan berada di belakang garis start. Kemudian luruskan kaki kiri yang berada di belakang.
  • Kemudian berat badan di letakkan di depan dan badan sedikit di condongkan, usahakan tumpuan kaki kanan diposisikan dengan tepat.
  • Kedua lengan dilemaskan dan sikut sedikit dibengkokkan. Lali lengan diletakkan dekat dengan badan.
  • Arahkan pandangan ke depan, rileks dan tetap fokus.
Baca juga : Perbedaan Antara Lari Estafet 4 x 100 Dengan 4 x 400 Lengkap

Start Jongkok

Selain nomor lari jarak pendek di atas, adapula jenis start lari jarak pendek yang berupa start jongkok. Jenis start ini dinamakan dengan crouching start. Biasanya pelari jarak pendek melakukan crouching start ini. Pelari jarak [endek menggunakan lintasan yang panjangnya 400 meter, 100 meter dan 200 meter. Start jongkok dapat dibedakan menjadi beberapa jenis seperi bunch start (start pendek), medium start (start menengah), dan long start (start panjang). Adapun penjelasan masing masing jenis start pendek tersebut yaitu:

Bunch Start (Start Pendek)
Jenis start jongkok yang pertama ialah bunch start atau start pendek. Cara melakukan start pendek ialah tangan diposisikan lebar sedikit dari bahu. Kemudian ibu jari diposisikan membentuk huruf V. Salah satu kaki diletakkan ke depan, baik kaki kiri ataupun kanan, dimana jarak kaki dari garis start sejauh 75 cm. Kemudian letakkan kaki lainnya dibelakang dan sejajarkan dengan tumit kaki depan. Jarak keduanya sejauh satu kepal tangan.

Medium Start (Start Menengah)
Jenis start jongkok selanjutnya ialah start menengah. Jenis start ini biasanya digunakan untuk nomor lari jarak pendek apapun. Adapun cara melakukan start menengah yaitu ibu jari dan tangan diposisikan sama seperti start pendek. Kemudian kaki diletakkan didepan garis start sejauh 40 cm. Ujung jari kaki depan dan lutut kaki belakang di sejajarkan dengan jarak sejauh satu kepal tangan.

Long Start (Start Panjang)
Start yang digunakan lari jarak pendek kategori start jongkok selanjutnya ialah long start atau start panjang. Adapun cara melakukan start panjang tersebut hampir sama dengan start pendek. Jarak garis start lutut dengan kaki depan sejauh 40 cm. Usahakan tumit kaki depan dengan lutut kaki belakang posisinya sejajar. Ujung kaki depan memiliki jaeak satu kepalan tangan dari ujung jari kaki belakang.

Teknik Start Lari jarak Pendek

Pada dasarnya start jongkok dalam pelaksanaannya harus memperhatikan beberapa hal. Pelari harus ke garis start ketika diberikan aba aba bersedia. Tangan diletakkan di belakang garis start. Lalu tangan diposisikan selebar bahu dan bentuk ibu jari menyerupai huruf V. Tangan sedikit diletakkan kedepan hingga lengan diposisikan seperti garis lurus. Usahakan bahu dicondongkan ke depan. Lalu kepala sedikit dibungkukkan sampai leher tidak tegang lagi. Pandangan difokuskan ke lintasan sejauh 2 meter. Pada umumnya jenis start lari jarak pendek yang digunakan berpengaruh terhadap jarak garis start dengan kaki pelarinya. Hal ini tentunya didasarkan pada masing masing nomor lari jarak pendek.

Kemudian setelah pemberian aba aba siap kemudian pinggul diangkat ke depan atas dengan tidak tegang dan rileks hingga tingginya melebihi baju. Lalu berat badan dipindahkan ke tangan sampai rasanya badan lebih ringan serta leher dirilekskan dan kepala di rendahkan. Pandangan diarahkan dari garis start sejauh 1 - 1,5 meter.

Kemudian lengan diatur tetap lurus dan tidak dibengkokkan. Pikiran difokuskan pada pemberian aba aba sehingga lengan dapat diayunkan sangat cepat. Tolakkan kaki kiri dengan kuat sampai lurus posisinya. Kaki kanan diposisikan lurus agar langkahan yang dilakukannya dapat secepat mungkin sehingga berat badan dapat bergerak meluncur ke arah depan. Kaki diatur langkahnya agar semakin lebar dan cepat sehingga hasil yang dicapai lebih maksimal.

Usahakan anda terus berlaei saat mendekati garis lurus tanpa merubah apapun. Dada dicondongkan ke arah depan, ayunkan tangan sekencang dan sekuat mungkin, jangan kehilangan konsentrasi atau fokus dan jangan menoleh ke arah lawan. Usahakan langkah kaki ketika akan memasuki garis finish tidak diperlambat lagi.

Sekian penjelasan mengenai nomor lari jarak pendek dan start yang digunakan lari jarak pendek lengkap. Lari jarak pendek merupakan sebuah jenis perlombaan lari yang menggunakan kecepatan penuh dalam berlari. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Belum ada Komentar untuk "Nomor Lari Jarak Pendek dan Jenis Start yang Digunakan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel