Teknik Dasar Lontar Martil Beserta Cara Melakukannya

Teknik Dasar Lontar Martil dan Cara Melakukannya - Olahraga menjadi mata pelajaran yang paling banyak digemari oleh siswa. Bukan hanya menyenangkan, kegiatannya pun mampu menyehatkan tubuh. Tapi apakah kalian pernah mendegar istilah lontar martil saat berada di bangku sekolah?

Lontar martil adalah salah satu materi ajar yang mungkin terdengar asing di telinga kita. Pasalnya tak semua jenjang bisa menjumpai pembahasan terkait teknik dasar lontar martil ini. Faktanya, kalian hanya akan menemukannya saat masuk ke jenjang sekolah menangah saja. Meski tak diajarkan secara praktek tapi kita tetap bisa membaca setiap gerakan serta teknik dasarnya di buku pedoman penjas.


Gambar Lontar Martil
Serangkaian Gerakan Lontar Martil

Pada tahun 1900, olahraga lontar martil dipertandingkan di Paris Perancis untuk pertama kali dalam olimpiade kedua yang modern. Pertandingan ini dijadikan sebagai perlombaan pria nomor tradisional dengan akar abad ke 15. Pada awalnya permainan ini digunakan sebagai pertandingan informal. Namun seiring berkembangnya jaman, lempar martil tersebut juga mengalami peningkatan karena pada abad ke 18 akhir dijadikan sebagai bagian permainan Highland Skotlandia. Bahkan sampai sekarang permainan lempar martil bertahan dengan versi aslinya.

Teknik Dasar Lontar Martil dan Cara Melakukannya

Secara garis besar, gerakan pada olahraga cabang atletik ini hampir menyerupai lempar cakram dan tolak peluru. Konsepnya yakni objek diayun-ayunkan sampai memperoleh kecepatan konstan kemudian atlet akan melontarkannya ke arah yang ditentukan. Nah, pada artikel kali ini kita akan mempelajarinya secara lengkap dan mendalam.

Sebelum membahas tentang teknik dasar lontar martil dan cara melakukan lempar martil. Saya akan menjelaskan sedikit mengenai lontar  martil tersebut. Sejak tahun 1990an lontar martil sudah berjalan untuk pria. Bahkan sampai tahun 1995 belum ada tanda akomodasi lempar martil wanita yang diperlihatkan oleh Asosiasi Federasi Atletik Internasional. Pada tahun 2000 dalam olimpiade pertandingan musim panas baru ada pertandingan lontar martil untuk wanita di Sydney, Australia.
Baca juga : Macam Macam Latihan Keseimbangan Pada Kebugaran Jasmani
Dalam ajang olimpiade pada akhir tahun 1960an telah ada warisan dari Eropa Timur dan Eropa yang pengaruhnya cukup dominan di belahan dunia sampai menarik minat berbagai negara. Kemudian sampai pada akhirnya menciptakan teknik dasar lontar martil beserta peraturan di dalamnya.

Apa Itu Lontar Martil

Apa yang dimaksud lontar martil dalam pelajaran penjas? inilah yang sering ditanyakan oleh siswa. Fakta bahwa tak semua hafal materi tersebut sudah menjadi hal biasa. pasalnya, cabang olahraga atletik satu ini tak selalu diajarkan di semua jenjang. Kalian hanya akan menjumpai pembahasan singkatnya ketika menginjak SMA saja.

Di lain sisi, guru pun sepertinya enggan memberikan contoh secara langsung pada kegiatan praktikum. Keterbatasan alat, lapangan terbuka, serta besarnya resiko yang ditimbulkan menjadi alasan utamanya. Akhirnya kita hanya akan menjumpai materi tersebut dalam bentuk teori saja.

Pengertian lontar martil atau hammer throw ialah salah satu cabang olahraga atletik yang menggunakan martil untuk dilontarkan atau dilemparkan sejauh mungkin. Lalu bagaimana cara melakukan lontar martil itu? Cara melakukan lempar martil pada dasarnya menggunakan teknik dasarnya. Teknik dasar lontar martil memiliki beberapa tahapan yang harus dikuasai oleh para pemainnya. Lempar martil tersebut merupakan cabang nomor lempar seperti tolak peluru, lempar cakram ataupun lempar lembing.

Gerakan Lontar Martil

Setiap jenis olahraga tubuh tentu memiliki gerakan khusus. Gerakan inilah yang akhirnya dijadikan materi pembelajaran dan wajib untuk dipelajari siswa. Pada dasarnya gerakan lontar martil ini sudah di bahas di berbagai media. Misalnya saja buku pedoman penjas ataupun di internet. Lontar martil memiliki beberapa gerakan di dalamnya. Adapun beberapa tahapan dalam lempar martil yaitu sebagai berikut:

Cara Memegang Martil

Tak semua orang tau cara memegang martil pada olahraga atletik satu ini. Meski terdengar sepele tapi faktanya dalam sebuah perlombaan teknik dasar lontar martil bisa dinilai dari cara atlet memegangnya. Adapun cara melakukan lontar martil tahap pegang martil yaitu sebagai berikut:
  1. Gunakan kedua tangan untuk memegang martil.
  2. Gunakan sarung pada tangan kiri pelontar agar tangan tersebut terlindungi.
  3. Diantara jari tangan kanan dengan sendi jari tangan kiri diletakkan tungkai martil.

Cara Mengayun Martil

Teknik dasar mengayun martil pada dasarnya harus dilakukan secara hati-hati. Langkah-langkah serta prosedur yang salah justru bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Mengingat alat yang dipakai untuk dilontarkan memiliki berat lebih dari 10kg. Maka atlet pun dituntut harus memiliki pengetahuan untuk mengayunkannya dengan baik dan benar. Maka dari itu, simaklah gerakan di bawah ini:
  1. Mulai ayunan pendahuluhan yang posisinya berada di belakang lingkaran menuju daerah lingkaran lontarnya.
  2. Buka secukupnya kaki dan letakkan kepala martil di sebelah kanan belakang tengah.
  3. Mulai gerakan melingkar ke arah kiri yang memutari tubuh dan disertai dengan menggangkat punggung maupun lengan.
  4. Ayunkan martil menggunakan kedua lengan selebar lebarnya dan usahakan letak lengan di atas bahu kiri dalam satu titik tinggi.
  5. Tekuk siku dan putar punggung ke belakang ketika sampai ke titik paling tinggi sehingga martil dapat digerakkan ke bawah.
  6. Biarkan martil dalam titik tertinggi selama melakukan gerakan ayunan sehingga letaknya di belakang kiri dan di kanan depan untuk titik terendahnya.
  7. Pindahkan berat badan dari satu kaki menuju kaki lainnya sehingga arah martilnya dapat dipindahkan terlebih dahulu.
Baca juga : Pola Penyerangan dan Pertahanan Dalam Tenis Meja

Car Melontar Martil

Melontarkan menjadi tahapan terakhir pada teknik dasar lontar martil. Pada tahap inilah nilai akan ditentukan berdasarkan jarak lontaran yang kalian buat. Sementara itu, tak jarang pula muncul soal ujian yang mempertanyakan bagaimana tahapan akhir dari olahraga ini. Untuk menambah pengetahuan kalian maka simaklah gerakan melontarkan martil di bawah:
  1. Dimulainya tahap melontar ketika dalam putaran martil sampai ke titik paling tinggi.
  2. Hentikan putaran tubuh saat martil sampai ke titik rendah dan angkat ke arah atas.
  3. Kaki kiri diluruskan sekuat kuatnya agar tenaga angkatannya diperoleh dan biarkan lengan dan punggung tetap pasif.
  4. Gunakan lengan kiri untuk menarik sekuat tenaga agar martil dilepaskan dengan lengkap melewati bahu kiri.
  5. Ketika pelepasan martil, usahakan kedua kaki dipantang dengan kokoh di atas tanah.

Teknik Dasar Lontar Martil

Setelah membahas tentang berbagai geraka di atas, selanjutnya saya akan menjelaskan tentang teknik dasar lontar martil. Setiap pelempar martil pada dasarnya memang harus menguasai beberapa teknik dasar di dalamnya seperti posisi awal dan ayunan, lemparan, putaran dan transisi serta fase akhir. Berikut penjelasan selengkapnya:

Posisi Awal dan Ayunan

Teknik dasar lontar martil yang pertama ialah posisi awal dan ayunan. Adapun cara melakukan teknik awal dan ayunan yaitu sebagai berikut:
  1. Gunakan tangan kiri untuk memegang martil pada bagian handlenya. Kemudian gunakan tangan kanan untuk menutupnya dan silangkan posisi kedua ibu jarinya.
  2. Tempatkan martil di belakang pelempar atau di atas tanah sebelah kanan dan ayunkan martil sebagai gerakan permulaan ayunannya.
  3. Ayunan permulaan memiliki titik terendah yang terdapat saat kaki kanan dan bagian kanan dilewati martil.

Putaran dan Transisi

Teknik dasar lempar martil selanjutnya ialah putaran dan transisi. Adapun cara melakukan lontar martil teknik putaran dan transisi yaitu sebagai berikut:
  1. Lakukan gerakan pivot menggunakan kaki kanan bagian ujung telapak dan tungkai kiri bagian tumit ketika martil berada di titik terendah. Usahakan pembuatan putaran berada di atas tumit dan hadapkan kaki kiri sampai ke depan lingkaran. Kemudian gerakan diteruskan dengan kembali memutar telapak kaki depan di atas hingga menuju arah semula lagi.
  2. Tubuh baian atas dibawa oleh tubuh bagian bawah untuk digerakkan ke depan, dada ditutup dengan tangan kiri dan terus gerakkan martil selama tungkai bergerak.
  3. Tinggalkan tanah menggunakan kaki kanan saat geakan tumit diselesaikan oleh kaki kiri, pindahkan berat badan sampai tungkai kiri dan seterusnya.
Baca juga : Posisi Berdiri (Stance) Saat Menerima Servis pada Permainan Bulutangkis
Usahakan martil ditarik sebelum sampai ke titik paling rendah atau sebelum berakhirnya putaran. Kemudian jalannya martil dipercepat ketika arah gerakannya menuju ke bawah dan usahakan kedua tangkai digerakkan dengan cepat sehingga tubuh dapat diputar dengan cepat ke arah bawah.

Tahap Lontaran

Teknik dasar lontar martil selanjutnya masuk ke tahap lonataran yangn notabenya menjadi akhir dari setiap gerakan sebelumnya. Tahap ini sebenarnya sudah diajarkan pada siswa dan bisa ditemukan pembahasannya di buku LKS. Adapun cara melakukan lontar martil 
yaitu sebagai berikut:
  1. Kedua tungkai diluruskan dengan kuat.
  2. Busungkan lagi badannya dan posisikan kepala menengadah atau direbahkan ke arah belakang.
  3. Arahkan pandangan menuju lemparan ketika posisi martil berada di sudut trayektori.
  4. Lalu kedua lengan diangkat pada saat gerakan berakhir dan kedua mata diarahkan pandangannya mengikuti gerakan martil sebelum posisi kedua tungkainya diganti.
Sekian penjelasan mengenai teknik dasar lontar martil beserta cara melakukan lempar martil. Lontar martil ialah salah satu cabang olahraga atletik nomor lempar yang menggunakan martil untuk dilontarkan atau dilemparkan sejauh mungkin. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Belum ada Komentar untuk "Teknik Dasar Lontar Martil Beserta Cara Melakukannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel