Pengertian Renang Gaya Dada Beserta Peraturannya Menurut FINA

Advertisement

Pengertian Renang Gaya Dada Beserta Peraturannya Menurut FINA - Gaya dada dalam olahraga renang merupakan salah satu gaya renang yang nyaman dan mudah untuk dilakukan. Meski begitu renang menggunakan gaya tersebut harus dilakukan dengan benar karena saat meluncur wajah akan masuk ke dalam air dan para perenang tentunya membutuhkan teknik pernapasan yang teratur. Lalu apa pengertian renang gaya dada? Apa saja peraturan renang gaya dada menurut FINA? Pertama kali gaya dada dipelajari ketika perenang masih tergolong pemula atau saat pertama kali belajar berenang. Hal ini dikarenakan renang menggunakan gaya dada lebih mudah dipelajari daripada gaya renang lainnya.

Teknik Renang Gaya Dada
Renang dengan gaya dada dapat dinamakan dengan renang gaya katak karena gerakan tungkainya saat berenang hampir sama dengan katak. Gaya dada tersebut memiliki gerakan tungkai saat berenang dibentangkan ke belakang menyerupai gerakan kaki katak ketika berenang. Namun tidak hanya itu saja, berenang dengan gaya dada juga menggunakan kaki bagian atas sehingga tidak hanya menggunakan telapak kaki saja. Kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian renang gaya dada beserta peraturan renang gaya dada menurut FINA. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Renang Gaya Dada Beserta Peraturannya Menurut FINA

Pengertian renang gaya dada adalah teknik berenang dengan menghadapkan dada ke arah permukaan air. Renang menggunakan gaya dada ini memposisikan kedua kaki menendang ke arah luar dan meluruskan kedua tangan ke depan.
Baca juga : Teknik Renang Gaya Punggung yang Benar Beserta Penjelasan
Selain itu adapula pengertian renang gaya dada menurut Davis Haeller yaitu gaya berenang pertama kali ketika orang ingin belajar renang. Lantas apa saja peraturan renang gaya dada menurut FINA? Adapun beberapa peraturan yang digunakan dalam olahraga renang dengan gaya dada yaitu sebagai berikut:

Peraturan Renang Gaya Dada

FINA (Federasi Renang Internasional) ialah organisasi yang mengatur perlombaan renang di tingkat dunia. Bahkan IOC (International Olympic Committee) atau Komite Olimpiade Internasional telah mengakui adanya organisasi FINA ini. Selain itu, FINA tidak hanya induk organisasi renang saja, melainkan organisasi Internasional renang indah, polo air, renang perairan terbuka dan selam. Adapun beberapa peraturan renang gaya dada menurut FINA yaitu meliputi:
  • Dimulainya renang gaya dada di awali dengan mendayung tangan pertama setelah start dan setelah pembalikan.
  • Gaya dada pada renang ini memiliki posisi bahu segaris dengan permukaan air dan badan tetap menelungkup normal.
  • Renang dengan menggunakan gaya dada tidak memiliki gerakan lengan yang bergantian sehingga gerakan kedua lengannnya sama dalam bidang horizontal dan harus serempak.
  • Gaya dada memiliki posisi kedua tangan yang bersama sama di dorong ke depan dari dada. Setelah itu ditarik menuju bawah permukaan air atau ke arah belakang. Kecuali saat gerakan pembalikan dan start. Hal ini dikarenakan penarikan tangan ke belakang tidak boleh melewati garis pinggang.
Baca juga : Teknik Dasar Mengapung dan Meluncur Renang Gaya Bebas
  • Tidak hanya gerakan tangan saja, tetapi gerakan kaki pada renang gaya dada tidak boleh bergantian. Kedua kaki harus sama pada bidang horizontal dan harus digerakkan serentak. 
  • Gerakan kedua kaki saat menendang harus mengarah keluar sehingga dapat di dorong ke arah belakang. Renang gaya dada tidak diperbolehkan menggunakan gerakan kaki dolphin kick (menekan ke bawah), scissors (gerakan menggunting), dan flutter (beralun). Namun diperkenankan menggunakan kedua kaki untuk memecah permukaan air. Kecuali jika gerakan disertai dengan tendangan lumba lumba atau gerakan kaki menekan ke bawah.
  • Kedua tangan ketika finish atau pembalikan harus dilakukan dengan serentak, baik di bawah permukaan air atau di atas permukaan air. Posisi kedua bahu harus horizontal sampai melakukan gerakan sentuhan. Setelah tarikan terakhir renang gaya dada ketika menyentuh dinding, posisi kepala diperbolehkan berada di bawah permukaan air, kecuali setelah pembalikan atau start. Namun perenang diperbolehkan untuk melakukan satu tendangan kaki di bawah permukaan air dan satu tarikan lengan menuju arah belakang sampai ke kaki secara penuh. Permukaan air harus dipecah menggunakan kepala, sebelum kembali melakukan putaran lengan dengan lebar ke arah dalam.
Sekian penjelasan mengenai pengertian renang gaya dada beserta peraturan renang gaya dada menurut FINA. FINA (Federasi Renang Internasional) ialah organisasi yang mengatur perlombaan renang di tingkat dunia dan telah diakui oleh IOC (International Olympic Committee). Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca.

Pengertian Renang Gaya Dada Beserta Peraturannya Menurut FINA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: penjasorkes

0 komentar:

Posting Komentar