Ketentuan Pemberian Poin (Skor) Dalam Bola Basket

Ketentuan Pemberian Poin (Skor) Dalam Bola Basket - Penjasorkes merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki banyak materi untuk dibahas. Berbagai bentuk permainan berbasis kompetisi pun bisa kita jumpai mulai dari sepak bola, kasti, volly, dan lain sebagainya. Tapi kita akan memfokuskan pembahasan artikel hanya pada bola basket saja.

Basket sendiri menjadi salah satu olahraga bergengsi yang banyak diminati siswa. Berbagai kejuaraan tingkat dunia pun turut serta memeriahkan sepak terjang permainan bola besar. Tapi pernahkah kalian memperhatikan kenapa peroleh poin tiap tembakan berbeda-beda. Misalnya perbedaan pada saat menembak di area pertahanan dan dari tengah lapangan. Meski kedua bola sama-sama masuk tapi skor yang didapatkan akan berbeda.

 
Pemberian Nilai Dalam Permainan Bola Basket

Lantas apakah yang membedakan kedua tembakan tersebut? inilah yang akan coba saya bahas. Sebenarn cara wasit memberikan poin dalam olahraga basket sudah diatur sebagaimana mestinya. Hal tersebut menjelaskan kenapa ada istilah three point, two point, dan single point yang mewakili nilai.

Meski hafal beberapa teknik dasar tapi tak serta merta membuat seorang siswa mengerti ketentuan pemberian skor pada bola basket. Di lain sisi, informasi tentang tata cara pemberian poin tidak dirumuskan secara rinci pada buku pedoman penjas. Inilah alasan mengapa kita harus mencari tau berapa nilai yang akan didapatkan pemain secara mandiri.

Ketentuan Pemberian Poin (Skor) Dalam Bola Basket

Secara garis besar, setiap pemain basket memang harus menguasai teknik dasar untuk memuluskan permainan. Selain itu, pemain juga wajib memahami beberapa peraturan yang berlaku selama pertandingan berlangsung. Termasuk juga ketentuan scoring atau bagaimana cara memberikan poin pada saat kita memasukan bola ke ring. Informasi di atas akan sangat membantu tim menyusun strategi dan mengumpulkan skor lebih efektif.

Di lain sisi, dalam konteks pendidikan siswa pun biasanya hanya diberikan penjelasan secara umum ketika menginjak materi bola basket. Kurangnya pembahasan mendalam tentang bagaimana ketentuan pemberian poin saat bola masuk ring menjadikan siswa kurang menguasai materi. Padahal, aspek macam itu sering muncul sebagai butir soal ujian yang sering kali menyulitkan untuk dijawab.

Oleh karenanya pada artikel di bawah saya ingin membahas lebih dalam tentang apa itu three point, direct shot, ataupun two point. Istilah tersebut sedikit banyak mewakili berapa poin yang kalian dapatkan saat memasukan bola ke ring. Semakin jauh jarak tembakan maka akan semakin banyak pula skor kalian dan begitu juga sebaliknya.
Baca juga : Ukuran Papan, Ring, Jaring dan Tiang Bola Basket Lengkap
Mengapa demikian? karena cara wasit menilai adalah dari jarak berbanding tingkat kesulitan yang dialami oleh pemain. Singkatnya, karena jarak semakin jauh maka tingkat kesulitan lebih tinggi dan makin besar pula perolehan skor.
 

Cara Memberikan Skor Permainan Bola Basket

Ketentuan pemberian poin dalam permainan basket bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Peraturan itu didasarkan atas tembakan atau shooting yang berhasil masuk ke dalam ring lawan. Untuk membedakan kriteria poin maka dibuatkan garis bantu pada masing-masing kubu. Garis inilah yang selanjutnya dianggap sebagai zona pertahanan sekaligus menjadi penentu bagaimana cara memberikan skor pada permainan basket.

Pada umumnya nilai yang paling tinggi terletak pada jenis tembakan dengan jarak paling jauh. Maka dari itu tidak hanya teknik dasar bola basket saja yang perlu dikuasai oleh pemain basket profesional, namun juga teknik shooting bola basket yang benar. Dengan begitu skor yang dihasilkan dapat lebih tinggi. Jika kalian masih bingung maka simaklah pembahasan di bawah secara sekasama.

One Point

One point dalam bahasa indonesia bisa disebut sebagai tembakan 1 poin. Nilai merupakan skor paling rendah yang diberikan pada pemain jika berhasil memasukan bola ketika berada di titik penalti. Area one point memiliki luas paling sempit tapi juga paling dengan dengan ring basket. Inilah alasan mengapa wasit memberikan 1 poin saja karena tingkat kesulitannya rendah.

Ada banyak sekali gerakan serta teknik dasar yang bisa menghasilkan one point. Diantaranya adalah direct shoot, slam dunk, serta tembakan penalti. Kuncinya, selama lemparan atau lompatan dibuat pada area penalti maka pemberian skor permainan basket kalian adalah satu.

Jika lawan melakukan pelanggaran maka tim kita bisa mendapatkan keuntungan ganda. Karena tembakan penalti akan diberikan sebanyak dua kali. Jika semua masuk maka tim akan mendapatkan poin 2 dari 2 tembakan yang masuk.

Two Point

Two point memiliki nilai yang lebih tinggi yakni sebanyak 2 karena memiliki jarak atau area lebih luas daripada sebelumnya. Pada dasarnya 2 point field goal area masih termasuk dalam garis pertahanan. Dengan memperhitungkan pula jarak dengan ring maka menambah tingkat kesulitan untuk memasukan bola.

Ketentuan pemberian poin permainan basket satu ini biasanya diciptakan dari beberapa jenis tembakan. Misalnya lay up shoot yang notabenya memerlukan ancang-ancang serta lompatan. Lemparan bebas juga dianggap sah apabila bola menyentuh pemain penyerang ataupun bertahan sebelum masuk ke ring. Jika kalian mera tak mampu mencetak 3 skor menggunakan satu tembakan maka alangkah baiknya memilih medium shoot satu ini sebagai alternatif.

Three Point

Pada sesi sebelumnya telah saya jelaskan bahwa semakin jauh jarak tembakan maka semakin banyak pula nilai yang akan kita dapatkan. Three point menjadi ketentuan pemberian skor yang paling banyak di antara ketiganya. Hal itu didasarkan atas tingkat kesulitannya karena three point mengharuskan tembakan dilakukan dari luar zona pertahanan yang notabenya lebih jauh dari two-point.

Jika seorang pemain berhasil mencetak three point secara konstan maka tim akan memperoleh banyak keuntungan. Mulai dari menjaga leaderboard skor sampai jaminan kemenangan yang menanti. Tapi untuk mendapatkan poin tertinggi maka usaha yang harus dikeluarkan pun juga besar. Butuh akurasi serta power presisi karena posisi pemain berada di luar zona pertahanan musuh.

Postur tubuh serta implementasi teknik dasar yang terlatih menjadi salah satu kunci utama untuk mendapatkan three point. Oleh karenanya kalian wajib melatih tubuh agar mampu menciptakan tembakan tersebut.
Hal hal di atas termasuk dalam ketentuan pemberian skor dalam olahraga basket yang perlu anda ketahui. Namun bagaimana jika skor diantara kedua tim berlawanan itu sama? Pada umumnya tidak ada yang namanya seri dalam pertandingan bola basket. Untuk itu apabila poinnya sama saat waktu pertandingan berakhir, maka akan dilakukan overtime (perpanjangan waktu) dalam pertandingan selama 5 menit untuk menentukan pemenangnya.

Cara Membaca Box Score Dalam Olahraga Basket

Setelah menjelaskan tentang ketentuan pemberian poin (skor) dalam olahraga basket. Kemudian saya akan membahas tentang cara membaca box score dalam pertandingan basket. Box score ialah alat yang digunakan untuk menunjukkan secara detail stats pemain dan rangkuman statistik pertandingan. Untuk itulah performa dan pertandingan basket dapat dievaluasi dengan cara melihat box score saja. Selain skor dalam pertandingan bola basket tersebut, adapula beberapa catatan stats stats yang penting dalam basket yaitu meliputi:
  • MIN (Minutes) yaitu satuan menit dalam pemainan yang menandakan waktu permainan.
  • FG (Field Goals) yaitu jumlah tembakan yang dilakukan oleh seorang pemain. Biasanya field goals dapat dibagi menjadi 2 yakni 3P dan FG. Field goals tersebut adalah gabungan dari tembakan 3 poin (3P FG) dan tembakan 2 poin (2P FG). Selain itu adapula pemisahan field goals yang terdiri dari jumlah pelaksanaan field goal (Field Goal Attempts/FGA) dan jumlah masuknya tembakan 3 poin (3 Point Made/3PM-A).
  • 3 Point Field Goal yang terdiri dari jumlah pelaksanaan field goal (Field Goal Attempts/FGA) dan jumlah masuknya tembakan 3 poin (3 Point Made/3PM-A). Inilah salah satu stats yang perlu diketahui selain ketentuan pemberian poin (skor) dalam olahraga basket.
  • FT (Free Throw) yang menunjukkan pelaksanaan jumlah free throw oleh seorang pemain. Pembagian FT sendiri juga terdiri dari jumlah pelaksanaan free throw (Free Throw Attempts) dan jumlah masuknya free throw (Free Throw Made/FTM-A).
  • P/PTS (Points) yang menunjukkan pemerolehan jumlah poin untuk pemain basket.
  • REB (Rebound) yang menunjukkan pemerolehan jumlah rebound bagi pemain. Rebound sendiri terdiri dari rebound yang asalnya dari pelaksanaan tembakan ketika menyerang (Offensive Rebound/OFF) dan rebound yang berasal dari pelaksanaan tembakan musuh (Defensive Rebound/DEF). Stats tersebut juga berkaitan dengan ketentuan pemberian poin dalam olahraga basket.
  • A/AST (Assist) yakni stats yang digunakan untuk menunjukkan pelaksanaan assist oleh setiap pemain untuk diketahui jumlahnya. Assist sendiri merupakan operan paling akhir sebelum Field Goal dilakukan. Apabila pelaksanaan sesuatu untuk menjauhi musuh dengan cara penembakan, maka operan ini tidak dapat dinamakan assist.
  • F/PF (Personal Foul) yakni stats untuk menunjukkan pemerolehan jumlah foul yang dilakukan oleh pemain. Selain itu adapula Team foul yaitu gabungan di sebuah tim yang terdiri dari personal foul total. Free throw akan diperoleh tim lawan jika pelaksanan setiap foul melebihi batas yang biasanya paling banyak dilakukan lima kali saja.
  • S/STL (Steal) yang menunjukkan pemerolehan jumlah steal untuk pemain. Steal ialah usaha perebutan bola dalam posesi musuh ketika sedang dibawa dan berhasil dilakukan.
  • B (Block) yakni stats yang menunjukkan jumlah pengambilan block oleh pemain. Block tersebut juga dapat diartikan sebagai usaha menggunakan tangan untuk membuat tembakan lawan menjadi gagal. Kita akan memperoleh BS (Blocked Shots) apabila kita dapat mengeblok musuh dengan berhasil. Tetapi kita akan memperoleh BA (Blocked Against) apabila musuh dapat mengeblok tembakan kita.
  • TO (Turn Over) ialah stats yang menunjukkan posesi bola pemain sebanyak beberapa kali menuju musuh. Turn Over dapat kita peroleh jika bola milik musuh dapat kita matikan atau steal dilakukan oleh musuh.
Sekian penjelasan mengenai ketentuan pemberian poin (skor) dalam olahraga basket lengkap. Ketentuan pemberian poin dalam olahraga basket dapat dibagi menjadi beberapa macam seperti tembakan 1 poin, tembakan 2 poin dan tembakan 3 pon. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Belum ada Komentar untuk "Ketentuan Pemberian Poin (Skor) Dalam Bola Basket"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel