Macam Macam Gaya Lompat Tinggi Beserta Cara Melakukannya

Macam Macam Gaya Lompat Tinggi Beserta Cara Melakukannya - Olahraga merupakan salah satu mapel yang cukup banyak diminati siswa. Selain menyehatkan, berbagai kegiatan di dalamnya pun menyenangkan karena dilakukan di luar ruangan. Salah satu materi yang menut saya cukup menarik adalah lompat tinggi. Olahraga ini dapat dilakukan dengan macam macam gaya lompat tinggi yang ada. Gaya inilah yang memiliki peran penting dalam melakukan lompatan dengan pendaratan yang sempurna.

Ada berapa macam gaya lompat tinggi? inilah yang sering ditanyakan siswa. Meski sudah diajarkan pada kita semenjak berada di bangku sekolah dasar. Tapi faktanya banyak yang tak hafal ketika diminta menyebutkan jenis serta teknik dasar lompat tinggi gaya tertentu. Padahal model pertanyaan demikian sering menjelma menjadi butir soal pada saat ujian. Akhirnya, siswa pun akan mengalami masalah ketika mengerjakanya.

Anda tentunya tidak asing dengan apa itu lompat tinggi bukan? Lompat tinggi ialah salah satu cabang olahraga atletik yang dapat dilakukan dengan cara penekanan tumpuan pada otot kaki maupun otot perut. Dalam melakukan olahraga ini, para atlet membutuhkan teknik dasar yang baik. Teknik tersebut bertujuan untuk menghasilkan lompatan tinggi yang baik sehingga hasil dari lompatannya lebih maksimal. Kali ini saya akan menjelaskan mengenai macam macam gaya lompat tinggi beserta cara melakukannya. Langsung saja dapat anda simak dibawah ini.

4 Macam Gaya Lompat Tinggi, Teknik Dasar, dan Cara Melakukannya

Lompat tinggi merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang cukup ekstrim. Resiko cidera selalu mengintai atlet yang kurang berhati-hati pada setiap tahapnya. Maka dari itu, membekali diri dengan pengetahuan terkait gerakan serta aturan menjadi kewajiban kita. Semua itu dilakukan agar lompatan dari tahap awalan, tolakan, gerakan melayang, sampai pendaratan bisa berjalan sukses.

Selain butuh keberanian kalian juga dituntut harus memiliki keterampilan serta kelenturan. Atlet diminta untuk melompati tiang mistar dengan ketinggian tertentu. Tujuan olahraga lompat tinggi ialah melewati tiang mistar tanpa menyenggolnya. Nah, tinggi minimal pada lompat tinggi ialah 2,5 meter dengan panjang mistar 3,15 meter. Para atlet diharuskan untuk melewati tiang tersebut tanpa membutuhkan bantuan alat apapun.
Baca juga : Pengertian, Teknik dan Gaya Lompat Jauh Standar Nasional dan Internasional

Agar sukses melewati mistar maka kita harus tau cara melakukan lompat tinggi gaya straddle, guling sisi, gunting, dan flop. Biasanya pemilihan gaya tersebut sudah ditentukan oleh panitia sebelum perlombaan. Dalam konteks pendidikan, guru pun pasti memberikan contoh konkret dari masing-masing gaya.

Ada Berapa Macam Gaya Lompat Tinggi

Memahami jenis serta teknik dasar lompat tinggi gaya tertentu memang sangatlah penting. Secara garis besar kalian bisa membaca materinya langsung di buku pedoman penjas serta LKS. Hanya ada empat jenis gaya pada kejuaraan lompat tinggi yang diakui. Diantaranya adalah:
  1. Lompat tinggi gaya Fosbury Flop.
  2. Lompat tinggi gaya Scissors.
  3. Lompat tinggi gaya western roll.
  4. Lompat tinggi gaya straddle.
Masing-masing tentunya memiliki gerakan serta teknik dasar berbeda. Kalian bisa menandai perbedaanya pada tahap tolakan serta sikap saat melayang melewati tongkat pembatas. Secara tidak langsung gerakan pendaratanya pun juga akan berbeda-beda.


 Gaya Flop

Lompat tinggi gaya flop diperkenalkan pertama kali oleh seorang atlet bernama Ricarord Fosbury dari Amerika Serikat. Atlet tersebut mengikuti perlombaan olimpiade Mexico pada tahun 1968 dengan memenangkan juara satu pada perlombaan tersebut. Kemudian para atlet yang melihat Ricarord Fosbury, merasa tertarik untuk mempelajari macam gaya lompat tinggi itu. Gaya ini masih digunakan dan terus berkembang sampai sekarang. Pada tahun 1974, gaya fosbury flop mulai masuk dan diperkenalkan di Indonesia. 
Cara melakukan lompat tinggi gaya flop

Kemudian pada tahun 1987 terdapat atlet yang berasal dari Indonesia memecahkan rekor nasional dengan ketinggian 1,96 m menjadi 1,98 m dan menjadi 1,99 m. Gelar tersebut berhasil ia pertahankan selama 24 tahun. Rekor tersebut dipegang oleh atlet bernama Suwignyo. Kemudian rekor itu diambil oleh atlet asal Bali yang bernama Widiana dengan ketinggian 2,02 m. Ia merupakan atlet pertama di Indonesia yang berhasil melompati tiang mistar diatas 2 m.

Mempelajari cara melakukan gaya flop merupakan salah satu kewajiban kita sebagai siswa. tak jarang kalian akan menjumpai lompat tinggi gaya flop ketika ujian berlangsung. Maka dari itu, saya ingin menjabarkan urutan atau fase yang harus kalian lewati.

Teknik Awalan Gaya Flop

Gaya lompat tinggi fosbury flop dapat diawali dengan teknik awalan berupa melaksanakan gerakan melengkung sampai berbentuk setengah lingkaran. Gerakan awal tersebut berada pada posisi melingkar ke arah depan kiri dengan bertumpu pada kaki kanan. Dengan teknik ini, badan tidak akan menyenggol atau bersentuhan dengan tiang mistar.

Teknik dasar lompat tinggi gaya flop pada tahap awalan mempunyai beberapa kelemahan. Contohnya gerakan berlari cepat yang susah karena diikuti gerak melingkar atau melengkung dengan jari kecil.  Mempersiapkan langkah kaki yang benar sebelum melompat pun sangat susah. Apabila salah melangkah atlet akan gagal ataupun tidak sempurna dalam lompatannya. Kemudian tenaga yang dibutuhkan juga harus besar.

Teknik Tumpuan Gay Flop

Teknik selanjutnya dalam gaya lompat tinggi fosbury flop ialah teknik tumpuan. Untuk para atlet dianjurkan menggunakan kaki terluar yang jaraknya jauh dari mistar dalam melakukan tumpuan. Jarak tumpuan yang baik ialah sekitar 60 m sampai 100 m dari mistar. Jarak tersebut sangat berpegaruh dalam mendapatkan hasil lompatan yang tinggi. Untuk teknik tumpuannya dapat anda lakukan dengan menekuk kaki sekitar 130 sampai 160 derajat.

Selanjutnya ketika badan melakukan putaran untuk melewati mistar, sikap badan tetap tegak. Lutut anda kemudian diangkat sampai kepinggul dengan memutarnya ke arah tumpuan kaki. Sikap kaki lurus dan tanpa diayun. Ketika melakukan teknik tumpuan ini, sikap tangan diayunkan dengan sikap ganda ataupun sikap biasa.

Teknik Pendaratan Gaya Flop

Teknik selanjutnya dalam gaya lompat tinggi fosbury flop ialah teknik pendaratan. Teknik ini dapat dilakukan dengan mendaratkan bagian punggung dulu. Sikap kaki tetap lurus keatas dan usahakan tidak ditarik ke arah dada. Sedangkan untuk sikap tangannya terlentang kesamping.
Baca juga : Pengertian dan Teknik Dasar Lompat Jangkit

Gaya Gunting (Scissors)

Lompat tinggi gaya gunting atau scissor menurut saya cukup mudah untuk dikuasai. Macam gaya lompat tinggi satu ini dipopulerkan oleh atlet bernama Sweney pada sekitar tahun 1880an. Pada mulanya, sang atlet meggunakan gaya jongkok dan seiring berjalanya waktu ia mengubahnya menjadi gerakan seperti menggunting.

Cara melakukan lompat tinggi gaya gunting

Sampai sekarang masyarakat lebih mengenalnya sebagai gaya gunting. Dalam konteks pendidikan, kita bisa mejumpai pembahasanya di buku pedoman penjas secara lengkap. Pada sesi ini kita akan mempelajari beberapa tahapan serta teknik dasarnya. Berikut cara melakukan gaya lompat tinggi scissors atau gunting.

Teknik Awalan Gaya Gunting

Gaya lompat tinggi scissors dapat diawali dengan teknik awalan berupa berlari ke arah depan dengan sikap sedikit menyerong kanan atau menyerong kiri. Sikap serong tersebut tergantung pada kaki mana yang digunakan. Apabila atlet tersebut menggunakan tumpuan kaki kanan maka arah serongnya menghadap ke arah kiri dan sebaliknya.

Teknik Tumpuan Gaya Gunting

Teknik selanjutnya dalam gaya lompat tinggi scissors ialah teknik tumpuan. Teknik ini menggunakan kaki yang memiliki jarak paling jauh dari mistar. Kemudian untuk kaki yang tidak digunakan sebagai tumpuan diayunkan kedepan dengan arah yang menyilang dengan tiang mistar. Usahakan melakukan teknik tumpuan dengan benar agar hasil lompatannya tinggi dan lebih maksimal.

Sikap Saat Melayang

Teknik selanjutnya dalam gaya lompat tinggi scissors ialah sikap badan ketika melayang. Ketika kaki menyilang dengan tiang mistar, segera ayunkan kaki tumpuan karah samping kanan ataupun kiri tergantung pada sikap badan atlet. Kemudian sikap badan diputar ke arah kanan ataupun kiri. Arahkan pandangan anda menuju ke bawah tempat pendaratan. Setelah itu dalam waktu yang bersamaan, sikap kaki yang bukan tumpuan diarahkan lurus kebelakang. Dengan begitu akan terliat posisi seperti gunting. Kaki lainnya kemudian diayunkan kearah bawah secara bergantian.

Teknik Pendaratan Gaya Gunting

Teknik terakhir dalam gaya lompat tinggi scissors ialah teknik pendaratan. Teknik pendaratan ini dapat dilakukan dengan menumpu badan menggunakan kaki kanan atau kaki kiri. Usahakan posisi badan tetap menghadap ke arah mistar.

Gaya lompat tinggi berupa gaya gunting ini memiliki beberapa kelemahan seperti kurang efektif karena gayanya terdapat sikap badan melayang sehingga membutuhkan tenaga yang cukup besar dan titik tumpunya juga terlalu jauh jadi susah untuk dijangkau para atlet.

Gaya Western Roll (Guling Sisi)

Macam gaya lompat tinggi selanjutnya memiliki istilah western roll atau guling sisi. Dalam konteks olimpiade kita juga bisa menyebutnya sebagai gaya samping. Gaya ini diciptakan oleh G Horin dari Amerika Serikat pada tahun 1912. Namun gaya guling sisi tidak dapat berkembang karena peraturan yang berlaku. Gaya ini memiliki posisi kepala lebih rendah dibandingkan pinggul letika melewati mistar.
Gerakan Lompat Tinggi Gaya Western Roll

Hal inilah yang membuat atlet terdiskualifikasi sehingga jarang digunakan oleh atlet lompat tinggi. Pada tahun 1943, gaya western roll mulai dikembangkan sehingga posisi kepalanya tidak boleh terlalu rendah dari pinggang ketika melewati mistar.
Baca juga : Teknik Dasar Lompat Tinggi Gaya Guling Perut atau Straddle
Gaya tersebut pernah tercatat sebagai rekor yang dimiliki oleh atlet Amerika Serikat dengan tinggi mencapai 2,03 meter. Saat itulah gaya guling sisi mulai dikenal dan diterapkan oleh atlet atlet dunia termasuk negara Indonesia. Berikut cara melakukan gaya lompat tinggi western roll.

Teknik Awalan

Gerakan awalan gaya lompat tinggi guling sisi dilakukan dari samping sekitar 30 sampai 40 derajat. Setiap atlet harus mengatur dan menyamakan antara posisi kaki dan tubunya masing-masing. Karena pengambilan posisi ini akan memberikan dampak besar terhadap tahapan selanjutnya. Jika anda mengawali gerakannya menggunakan kaki kiri maka arah badannya dari samping kiri dan sebaliknya. 

Teknik Tumpuan

Teknik selanjutnya dalam gaya lompat tinggi western roll ialah teknik tumpuan. Teknik tumpuannya dapat dilakukan dengan kaki yang paling dekat dengan mistar. Kaki tersebut diayunkan ke arah depan sehingga mendapatkan posisi menyilang dengan tiang mistar.

Saat Melayang

Teknik selanjutnya dalam gaya lompat tinggi western roll ialah sikap badan ketika melayang. Posisikan badan miring dan sejajar dengan tiang mistar. Dalam waktu yang sama, posisi kepala sedikit diturunkan. Posisi kepala lebih rendah dibandingkan pinggul. Kemudian gulingkan badan ke arah bawah.

Teknik Pendaratan

Teknik terakhir dalam gaya lompat tinggi western roll ialah teknik pendaratan. Teknik pendaratan ini dapat dilakukan dengan cara mendaratkan kaki tumpuan dengan salah satu tangan bersama sama. Setelah itu badan digulingkan menjauhi tiang mistar. Apabila atlet pemula ingin mencoba gaya ini dapat mendarat dengan kaki tumpuan terlebih dahulu.

Gaya Straddle (Guling)

Gaya lompat tinggi yang terakhir ialah gaya straddle atau guling. Gaya straddle banyak sekali digunakan oleh para atlet. Pada tahun 1930, gaya guling mulai diperkenalkan oleh atlet Amerika Serikat bernama Jim Stewart. Namun tahun itu belum terdapat pengakuan terhadap gaya straddle ini. Namun pada saat itu gaya guling telah bersaing dengan gaya guling sisi. Gaya ini juga pernah memecahkan rekor dengan ketinggian tiang 2,15 meter.
Cara melakukan lompat tinggi gaya straddle

Kemudian adapula atlet Rusia yang kembali memecahkan rekor menggunakan gaya ini dengan ketinggian 2,23 meter diatas mistar. Atlet tersebut bernama V. Brunei. Untuk gaya guling dalam olahraga lompat tinggi dapat diawali dengan langkah berjumlah 3, 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan 11. Berikut cara melakukan gaya lompat tinggi straddle :

Teknik Awalan Gaya Straddle

Gaya lompat tinggi straddle dapat diawali dengan teknik awalan yang sudut dan arahnya sama layaknya guling sisi. Jika atlet lompat tinggi menggunakan tumpuan kaki kanan maka arah awalannya dari samping kanan dan sebaliknya. Untuk kaki tumpuannya bebas menggunakan kaki mana saja tergantung kemampuan masing masing.

Teknik Tumpuan Gaya Straddle

Teknik selanjutnya dalam gaya lompat tinggi starddle ialah teknik tumpuan. Untuk tumpuannya menggunakan kaki yang paling dekat dengan mistar. Kemudian untuk kaki yang tidak digunakan sebagai tumpuan, diayunkan ke arah depan atas.

Teknik tumpuan ini sangat berpengaruh dalam hasil lompatannya. Apabila tumpuannya tidak tepat maka hasil lompatannya tidak maksimal dan tidak tinggi. Kemudian tumpuan kaki juga harus kuat agar sikap badan tetap seimbang.

Saat Melayang dan Mendarat

Teknik selanjutnya dalam gaya lompat tinggi straddle ialah teknik melayang dan mendarat. Setelah kaki menumpu, usahakan badan melayang diatas tiang mistar. Posisikan badan telungkup dan sejajar dengan tiang mistar.

Kemudian posisi kaki kangkang. Posisi kaki bukan tumpuan, lengan, kepala dan badan dalam keadaan sejajar. Posisi kepala lebih rendah dibandingkan pinggul. Kemudian sikap badan berguling kearah bawah kanan.

Mempelajari berbagai macam gaya lompat tinggi sudah menjadi kewajiban siswa. Melalui pemahaman yang lengkap inilah kita bisa melakukan lompatan dengan sempurna. Sekian artikel yang sedikit banyak membahas setiap teknik dasar lompat tinggi yang dapat saya sampaikan. Semoga penjelasan materi di atas dapat bermanfaat untuk kalian.

Belum ada Komentar untuk "Macam Macam Gaya Lompat Tinggi Beserta Cara Melakukannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel