Pengertian dan Teknik Dasar Lari Estafet

Pengertian dan Teknik Dasar Lari Estafet - Pendidikan jasmani merupakan salah satu mapel yang cukup menyenangkan. Mayoritas guru lebih memilih melakukan kegiatan praktikum karena memang lebih efektif daripada teori. Lewat praktek langsung kita bisa mempelajari apa itu lari estafet dan memperoleh contoh nyata bagaimana gerakan awalan, cara menerima tongkat, cara memberi tongkat, dan lain sebagainya.

Dalam konteks pendidikan kita mengenal berbagai cabang olahraga atletik nomor lari. Salah satunya adalah lari beregu atau estafet yang dilaksanakan lebih dari satu orang. Ketika berada di bangku SMP siswa biasanya sudah mulai dikenalkan dengan pengertian lari estafet secara umum. Berbagai teori serta praktek pun guru berikan sebagai bekal untuk menghadapi ujian nantinya.

Ada beberapa teknik dasar lari estafet yang wajib kalian ketahui. Perlombaan lari estafet dapat diikuti oleh pelari pemula maupun pelari peofesional. Estafet juga dapat dilakukan melalui olahraga renang, ice skating, lari, maupun ski. Tapi, mari kita berfokus pada pengertian lari estafet dan teknik dasar lari estafet terlebih dahulu.

Pengertian dan Teknik Dasar Lari Estafet

Dalam beberapa kasus siswa sering kali bertanya apa itu lari estafet? beberapa mempertanyakan pula peraturan lari estafet. Pada dasarnya materi satu ini sudah terangkum seluruhnya dalam buku pegangan siswa maupun LKS. Pembahasan tentang teknik dasar lari estafet pun bisa kalian pelajari lewat penjelasan guru baik secara teori dan praktikum.

Meski sering muncul sebagai butir soal uraian dalam berbagai kesempatan. Tapi faktanya beberapa siswa masih mengabaikan beberapa gerakan penting. Contohnya gerakan awalan yang meliputi teknik serta posisi start, cara berlari, dan cara masuk garis finish. teknik menerima tongkat dan cara memberikan tongkat estafet pun juga menjadi penentu keberhasilan. Inilah mengapa saya ingin menekankan pembelajaran pada berbagai teknik dasar lari estafet.
Baca juga : 3 Teknik Dasar Lari Jarak Pendek

Pengertian lari estafet bagi sebagian orang adalah perlombaan atau ajang adu kecepatan layaknya olaharaga pada umumnya. Padahal olahraga satu ini dilaksanakan secara beregu lebih dari satu orang dan menggunakan media stick atau tongkat. Tongkat tersebut selanjutnya diserahkan pada pelari di depannya dan siklus ini berjalan terus sampai pelari terakhir.

Pengertian Lari Estafet

Apa itu lari estafet dalam perlombaan? inilah yang menjadi pertanyaan utama. Lari estafet bertujuan untuk memberikan tongkat dari satu pelari menuju pelari selanjutnya pada zona tertentu. Zona pemberian tongkat ditandai dengan segitiga trek. Pada olahraga ini pelari jarak estafet menggunakan blind handoff. Untuk pelari kedua dan selanjutnya berada pada zona yang telah ditentukan dengan melebarkan tangan, dengan maksud menerima tongkat selanjutnya.

Tongkat tersebut diberikan dengan aba aba "Yak" atau "Tongkat" setelah dilepas. Sedangkan untuk pelari kedua, ketiga dan keempat juga melakukan hal yang sama. Perlombaan lari estafet dilakukan dengan jalur lintasan 4 x 100 meter maupun 4 x 400 meter. Sebenarnya masih ada jalur lintasan 4 x 200 m, 4 x 800 m, ataupun 4 x 1600 m, namun jarang digunakan. Lari estafet 4 x 400 m mulai diperkenalkan pertama kali pada perlombaan IAAF World Relay.

Dikutip dari berbagai situs bahwa lari estafet ternyata juga dapat menjadi cara membentuk otot dada pria. Hal ini disebabkan karena ketika kita berlari, tidak hanya otot kaki dan paha saja yang aktif bergerak melainkan lengan juga bergerak dan menarik otot dada menjadi lebih kencang.

Dalam pengertian lari estafet juga terdapat aturan permainan yang harus diketahui oleh setiap pemain. Dalam lari estafet (4 x 100 m maupun 4 x 400 m) memiliki aturan dalam penggunaan tongkat, baik bagi laki laki maupun perempuan. Peraturan tersebut bersifat sama bagi perempuan dan laki laki. Tongkat estafet memiliki bentuk tabung yang beronga dan mulus. Tongkat ini berasal dari logam, kayu ataupun bahan lain yang bersifat keras.

Ukuran tongkat estafet memiliki pajang 28-30 cm, diamater tabung 3,81 cm (dewasa) dan 2,45 cm (anak anak). Untuk beratnya mencapai 50 gram. Pada jalur lintasan lari 4 x 100 m, apabila pelari menjatuhkan tongkat maka akan diskualifikasi. Tetapi pada jalur 4 x 400 m, apabila pelari menjatuhkan tongkat maka tidak dikenakan diskualifikasi.

Teknik Dasar Lari Estafet

Seperti halnya pertandingan lainnya, lari estafet juga memiliki teknik dasar yang harus dikuasai. Teknik dasar lari estafet ini dibutuhkan agar pelari mendapatkan hasil yang maksimal dan memperoleh kemenangan. Teknik ini juga diperlukan agar ketika melakukan pergantian tidak terdapat kesalahan seperti menjatuhkan tongkat dan lain lain. Maka dari itu, dalam perlomnaa atlet membutuhkan strategi khusus yang dikuasai dengan baik. Dibawah ini terdapat beberapa teknik dasar lari estafet beserta penjelasannya.

Teknik Start Awalan

Posisi start

Teknik dasar lari estafet pertama yang harus kalian kuasai adalah gerakan awalan atau cara start. Pelari pertama dalam lari estafet menggunakan start jongkok. Start ini diawali dengan meletakkan salah satu tangan dibelakang garis, kemudian untuk tangan yang memegang tongkat tidak diijinkan untuk menyentuh garis start. Teknik ini harus dilakukan dengan baik agar pelari tidak mendapat diskualifikasi.

Teknik Memegang Tongkat

Teknik dasar lari estafet selanjutnya ialah teknik memegang tingkat dengan benar. Pemegangan tongkat yang benar dalam lari estafet ialah memegang tongkat menggunakan tangan kanan ataupun tangan kiri dibagian ujung sampai setengah tongkat. Untuk penerimaan tongkat pelari selanjutnya dilakukan dengan memegang bagian tongkat setengahnya.

Teknik Memberi dan Menerima Tongkat


Teknik dasar lari estafet selanjutnya ialah teknik memberi dan menerima tongkat. Dalam olahraga ini terdapat zona tertentu yang digunakan untuk pergantian tongkat antar pemain. Daerah pergantian tongkat dinamakan wissel. Daerah wissel memiliki ukuran panjang 20 meter. Namun jika pemberian tongkat berada didaerah luar wissel akan dikenakan diskualifikasi. Teknik memberi dan menerima tongkat dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti :

Downsweep
Teknik dasar lari estafet ini berguna ketika penerimaan tongkat menggunakan telapak tangan yang menghadap kebawah. Tangan yang berguna untuk menerima tongkat berada pada posisi sejajar dengan pinggul. Posisikan telapak tangan ke arah bawah dan ibu jari yang direntangkan hingga membentuk huruf V. Pemberian tongkat tersebut dilakukan dengan meletakkan tongkat pada pelari selanjutnya diantara ibu jari dan jari lainnya.
Baca juga : Teknik Dasar Lompat Tinggi Gaya Guling Perut atau Straddle
Upsweep
Teknik dasar lari estafet ini memiliki kesamaan dengan teknik downsweep. Tetapi telapak tangan yang digunakan untuk menerima tongkat menghadap ke atas. 

Push Pass
Teknik dasar lari estafet ini dilakukan dengan memegang lengan lebih tinggi dan kearah belakang. Posisi telapak tangan menghadap ke arah samping dan posisi ibu jari menghadap ke bawah. Teknik ini dilakukan dengan pemegangan tongkat secara vertical kemudian mendorongkan ke arah telapak tangan pemain selanjutnya. 

Teknik dasar lari estafet dalam memberi dan menerima tongkat terdapat kesalahan kesalahan yang timbul. Maka dari itu anda harus mempertimbangkan beberapa kesalahan yang mungkin akan terjadi. Berikut penjelasannya :
  • Perbedaan Tinggi Pelari. Hal pertama yang dipertimbangkan ialah tinggi pelari. Apabila pelari satu dengan pelari lainnya memiliki tinggi yang berbeda maka akan memberikan kesulitan dalam penerimaan tongkat. Usahakan pelari tersebut diurutkan berdasarkan tingginya. 
  • Apabila pelari satu dengan pelari lain memiliki sifat tempramental yang sama maka usahakan untuk mengatur ulang posisinya.
  • Untuk pelari yang keahliannya kurang dalam menerima tongkat maka dapat diletakkan dalam trek keempat. Namun untuk pelari memiliki kesulitan dalam memberikan tongkat dapat diposisikan pada trek lari pertama (di start).

Peraturan Lari Estafet

Ada beberapa peraturan lari estafet yang berkaitan dengan sah atau tidaknya pelari dalam memberikan serta menerima tongkat estafet. Sedikit saja kegagalan seperti tak mengucap isyarat serah terima bisa menjadi kegagalan tim. Oleh karenanya, selain butuh kecepatan kalian juga memerlukan ketepatan dalam berucap.

Pelari Pertama

Teknik dasar lari estafet lain yang harus kalian kuasai adalah menghafal role dari pelari pertama. Usahakan untuk pelari pertama memiliki keahlian terbaik. Pelari pertama harus memiliki skill dalam metode lepas landas dan berlari dengan kecepatan penuh dalam tikungan lintasan oval.

Keahlian tersebut juga sangat dibutuhkan untuk melakukan awalan pada saat hendak melakukan sprint. Pemilihan teknik start pun juga akan mempengaruhi performa kalian nantinya.

Pelari Kedua

Teknik dasar lari estafet selanjutnya ialah teknik untuk pelari kedua. Untuk pelari kedua harus memiliki kemampuan dalam menyempurnakan teknik penerimaan tongkat. Pada trek kedua ini memiliki keunggulan dalam hal pelari cepat namun juga memiliki kekurangan untuk pelari ditikungan. 

Pelari Ketiga

Teknik dasar lari estafet selanjutnya ialah teknik untuk pelari ketiga. Pemilihan pelari ketiga ialah memiliki postur yang lebih pendek karena memberikan keuntungan dalam berlari cepat. Kemudian dalam hal pemberian dan penerimaan tongkat diperlukan teknik yang baik karena berada dibawah tekanan. Pelari ketiga ini diharuskan memiliki skill kecepatan lari yang bagus dalam lintasan tikungan. 
Baca juga ;Teknik Dasar Lempar Cakram Lengkap

Pelari Keempat

Teknik dasar lari estafet selanjutnya ialah teknik untuk pelari keempat. Biasanya banyak tim yang meletakkan pelari tercepatnya dibagian trek ini. Hal tersebut berguna agar mendapatkan finish paling awal dibandingkan pelari lainnya. Pada tahap ini kecepatan juga harus diimbangi dengan psikologi yang baik.

Pelari ini harus memiliki mental yang baik, bersemangat, dan dapat berlari cepat dibawah tekanan. Anda dapat membuat strategi dengan menempatkan pelari tercepat pada trek kedua dan keempat. Dengan begitu jarak yang ditempuh akan lebih maksimal. 

Lari Pada Jalur Yang Tepat

Teknik dasar lari estafet diperlukan dalam berlari pada jalur yang tepat. Lari estafet yang lancar dihasilkan dengan teknik berlari pada jalur yang tepat. Pada tahap ini pemberian tongkat akan berjalan dengan mulus dan lebih diminimalisir dalam hal kesalahan. Maka dari itu pelari harus berlatih untuk menyeimbangkan ritme berlarinya dengan cara dibawah ini :
  1. Untuk pelari pertama memegang tongkat menggunakan tangan kanan dan berlari pada bagian dalam tepi lintasan.
  2. Untuk pelari kedua memegang tongkat menggunakan tangan kiri dan berlari pada bagian luar lintasan.
  3. Untuk pelari ketiga memegang tongkat menggunakan tangan kanan dan berlari pada bagian dalam lintasan.
  4. Untuk pelari keempat memegang tongkat menggunakan tangan kiri dan berlari pada bagian luar lintasan.

Waktu Pergantian Tongkat

Selain teknik dasar lari estafet diatas, anda juga harus memperhatikan waktu pergantian tongkatnya. Pergantian tongkat dilakukan pada zona tukar atau changeover dengan panjang jarak 20 m diantara tanda yang berwarna kuning. Untuk pelari penerima tongkatnya dapat berlari 10 m setelah jalur tukar. Pelari dapat melakukan pertukaran tongkat dengan jarak 5 m di bagian ujung zona. Apabila pelari merasa terlalu lama menunggu maka dapat melakukan pergantian tongkat pada zona setengahnya. 

Demikinlan pengertian lari estafet dan teknik dasar lari estafet yang dapat saya jelaskan. Untuk mendapatkan hasil lari yang maksimal diperlukan penguasaan dan latihan secara teratur. Jika kalian kebetulan sedang mendapat tugas untuk merangkum materi penjas sedemikian rupa. Maka gunakanlah informasi di atas secara bijak.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian dan Teknik Dasar Lari Estafet"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel